OJK DAN FKIJK JABAR SALURKAN BANTUAN DAN
SIAPKAN LANGKAH PEMULIHAN LAHAN KRITIS PASCABENCANA DI CISARUA
Kabupaten Bandung Barat, 30 Januari 2026
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi
Jawa Barat bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Provinsi Jawa
Barat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana
tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat,
Rabu (28/1).
Langkah ini menjadi wujud nyata kepedulian dan empati OJK dan Industri Jasa
Keuangan terhadap masyarakat yang sedang melewati masa penuh tantangan,
sekaligus penegasan bahwa kolaborasi lintas lembaga dapat menghadirkan harapan
di tengah situasi darurat.
Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan logistik pangan, perlengkapan bayi
dan keluarga, peralatan kebersihan dan kesehatan, serta perlengkapan pendidikan
dan sosial kemanusiaan lainnya. Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kepala
OJK Provinsi Jawa Barat yang juga menjabat sebagai Ketua Umum FKIJK Jawa Barat,
Darwisman, bersama jajaran pengurus FKIJK.
Turut hadir dalam kegiatan Wakil Ketua FKIJK Laniwati Tjandra (Direktur Krom Bank),
Ketua Bidang Sosial dan Kerohanian Roy W. Maulana (Pimpinan Wilayah BNI Jawa
Barat), serta perwakilan pengurus Vicky Fitriadi (Direktur Operasional BJB Syariah)
dan Asep Dani Fadilah (SEVP Enterprise Risk BJB). Kehadiran para pemimpin ini
mencerminkan semangat gotong royong, kecepatan merespons, dan komitmen untuk
memastikan bantuan tersampaikan secara tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Darwisman menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak
hanya berfokus pada dukungan darurat, tetapi juga menjadi pijakan awal evaluasi
kondisi lingkungan di wilayah terdampak.
Ia menilai lahan kritis sebagai salah satu faktor kerentanan, sehingga diperlukan
langkah lanjutan bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait,
termasuk upaya pemulihan lahan kritis.
“Langkah ini diharapkan tidak hanya membantu pemulihan pascabencana, tetapi juga
mendukung keberlanjutan pembangunan, perekonomian, dan kesejahteraan
masyarakat Jawa Barat,” ujar Darwisman.
Melalui aksi bersama ini, OJK dan FKIJK menegaskan komitmen untuk terus
memperkuat sinergi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan terkait,
dengan tetap mengedepankan ketahanan sosial dan kelestarian lingkungan. Berbagai
inisiatif yang dilaksanakan diharapkan dapat menjadi fondasi bagi penguatan
kolaborasi berkelanjutan di masa mendatang, guna mendukung pembangunan Jawa
Barat yang berkelanjutan dan inklusif.
