Sejak dilakukan penyerahan pekerjaan sarana prasarana Eco Pesantren,
kepada Direktur Pendidikan Daarut Tauhiid (DT), pertengahan Juli lalu,
Asrama Tahfiz mulai di fungsikan sebagai tempat tinggal para santri.
Berbeda dari sebelumnya, pada bangunan asrama sebelah timur dan sebelah
utara, kini mulai terlihat makmur dan riuh dengan santri yang membaca
ayat-ayat al-Quran.

Keindahan suasana ini menjadi suatu kabahagiaan tersendiri, bagi
siapapun yang mendengar dan menyaksikannya. Walaupun telah dinyatakan
rampung 100 persen pembangunannya, kata Wawan, Pengawas Pembangunan Eco
Pesantren, masih ada yang harus disempurnakan,. Yakni paving block halaman asrama. Namun secara keseluruhan, asrama tersebut sudah sangat layak untuk di tinggali para santri.

“Laporan akhir pembangunan di Eco sudah diserahkan. Yang sisa paling tinggal paving block asrama tahfiz sama ruangan Aa yang di belakang masjid,” ujar Wawan.

Asrama ini sekarang diberi nama Daarul Huffadz, yang artinya tempat
para penghafal Quran. Tujuan utamanya untuk mempersiapkan para guru
hafiz Quran. Namun di tahun pertama, sejak diresmikan pada awal Juli,
asrama tahfiz yang baru, sementara dimanfaatkan oleh santri SMK Daarut
Tauhiid Boarding School (DTBS) Putra.

“Karena Santri SMK DTBS Putra baru saja di pindahkan semua ke Eco,
jadi satu tahun ini sementara kita pakai asrama tahfiz dulu,” tutur
Hurip, Humas SMK DTBS Putra.

Puluhan santri SMK DTBS yang menempati asrama tahfiz saat ini, mereka
juga menghafal al-Quran, sambil sekolah formal. Sehingga, aset wakaf
ini tetap dimakmurkan oleh para penghafal  al-Quran yang akan
mengalirkan pahala kepada pewakafnya. (Ernawati)