Jika Musibah Terjadi dan Tidak Mengingat Allah, Maka Inilah Musibah yang Paling Besar

(Sumber: Kumparan)

Allah Swt. berfirman:

مَآ اَصَابَ مِنْ مُّصِيْبَةٍ اِلَّا بِاِذْنِ اللّٰهِۗ وَمَنْ يُّؤْمِنْۢ بِاللّٰهِ يَهْدِ قَلْبَهٗۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ

Artinya, “ Tidak ada sesuatu musibah yang menimpa (seseorang), kecuali atas izin Allah dan barangsiapa yang beriman kepada Allah, niscaya Allah akan memberi pentunjuk kepada hatinya. Dan, Allah maha mengetahui segala sesuatu.” ( QS. Ath-Thaghabun 64 : 11)

Kita harus yakin apapun yang terjadi dan setiap peristiwa yang di alami kepada diri kita itu pasti atas izin Allah Ta’ala. Tidak ada sehelai daun pun yang jatuh dari ranting ke atas tanah, kecuali itu pasti atas izin Allah dan dalam pengetahuan-Nya.

Jangan sampai kita lalai dari rasa yakin bahwa sekecil apapun musibah yang menimpa diri kita itu adalah atas izin Allah. Oleh karena itu, sesuatu yang tidak di harapkan dan hal yang tidak pernah kita sukai menimpa diri kita, maka kesabaran harus muncul di dalam hati serta menguatkan diri bahwa kejadian tersebut atas izin Allah.

Yakini bahwa musibah ini terjadi atas izin Allah, sudah di ukur oleh Allah agar sesuai dengan kemampuan kita untuk menghadapinya, dan Allah maha adil, Allah mustahil berbuat zhalim terhadap makhluk-Nya. Karena jika kita lupa kepada Allah sebagai Dzat yang maha kuasa atas setiap kejadian di alam semesta ini, maka inilah musibah terbesar yang menimpa kita.

Ketika musibah terjadi dan kita tidak mengingat Allah, tidak berserah diri kepada Allah, tidak berdzikir dan memanjatkan doa kepada Allah, maka inilah musibah yang paling besar.

Oleh karena itu, sebagai orang yang beriman kepada Allah dan Rasulnya, kita di anjurkan untuk mengucap kalimat, “ Innalillahi Wa Innaa Ilaihi Rajiun” ketika suatu musibah terjadi menimpa kita.

Ini merupakan kalimat Istirja yang di ajarkan oleh Rasulullah Saw. Kepada kita setiap kali menyaksikan musibah yang terjadi kepada diri kita sendiri maupun menimpa kepada orang lain.

Sebagaimana firman Allah Swt.

وَلَا تَقُوْلُوْا لِمَنْ يُّقْتَلُ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ اَمْوَاتٌۗ بَلْ اَحْيَاۤءٌ وَّلٰكِنْ لَّا تَشْعُرُوْنَ

 

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ

 

Yang artinya, “ Dan, berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar. (Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan, “ Innalillahi Wa Innaa Ilaihi Rajiun” ( QS. Al-Baqarah 2 : 154-155)

Dengan mengucap dzikir ini maka kita sedang mengakui bahwa sesungguhnya kita ini hanyalah hamba yang tidak memliki kekuasaan dan kekuatan apa-ap kecuali atas kekuatan dari Allah Swt. Serta, kita hanyalah hamba-Nya yang sepenuhnya memerlukan pertolongan Allah Swt.

Berikut dalam lanjutan surat Al-Baqarah ayat 157 Allah Swt berfirman yang artinya, “ Mereka itulah yang mendapatkan keberkahan yang sempurna dan rahmat bagi Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk”.

Berserah diri kepada Allah harus tetap menjadi prioritas kita melakukan ikhtiar dengan bertanya dan meminta saran dari sesama manusia. Dengan begitu, Allah akan mudahkan kita bertemu dengan solusi yang jalannya bisa dari mana saja, dan bisa dengan cara apa saja kerena tidak ada yang mustahil bagi Allah Swt.

Semoga kita termasuk orang yang selamat dalam menghadapi suatu musibah. Yaitu, orang-orang yang mendapatkan petunjuk dari Allah Swt.

(Sumber: mqs)

Gagasan dalam artikel ini disusun berdasarkan pesan-pesan keimanan yang disampaikan dalam buku “Hadapi, Hayati, Nikmati” karya Aa Gym. Buku tersebut menekankan pentingnya sikap berserah diri kepada Allah Swt. dalam setiap ujian kehidupan, dengan menguatkan keyakinan bahwa setiap peristiwa—termasuk musibah—terjadi atas izin dan ketetapan-Nya. Melalui pendekatan spiritual yang menenangkan, pesan-pesan dalam buku ini mengajak pembaca untuk menghadapi ujian dengan kesabaran, menghayatinya dengan keimanan, serta menjadikannya sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top